Skip to content

Nurhijah Agustini hubungan antara media Internet dengan prestasi Akademik Mahasiswa IAIN

Desember 21, 2012

HUBUNGAN ANTARA MEDIA INTERNET DENGAN  PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA  FAKULTAS TARBIYAH JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN RADEN FATAH PALEMBANG

 

 

TUGAS AKHIR

Disusun dan diajukan kepada Dosen pengampu

Pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian

sebagai penilaian Akhir Semester

 

 

Disusun Oleh

 

NURHIJAH AGUSTINI

NIM  09210111

Jurusan  Pendidikan Agama Islam

 

 

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

RADEN FATAH PALEMBANG

2011

HUBUNGAN ANTARA MEDIA INTERNET DENGAN  PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA  FAKULTAS TARBIYAH JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN RADEN FATAH PALEMBANG

Oleh : Nurhijah Agustini

  1. A.    Latar Belakang

Pada umumnya para mahasiswa di setiap universitas akan menggunakan system internet yang sangat menunjang dalam setiap pelaksanaan pembelajaran. Jaringan internet sebenarnya merupakan kumpulan dari berbagai jaringan komputer di seluruh dunia. Jaringan Internet pada awalnya juga merupakan jaringan komputer yang menghubungkan beberapa buah perguruan tinggi di Amerika Serikat. Namun karena dukungan berbagai faktor, jaringan ini berkembang sangat cepat hingga akhirnya menjangkau seluruh dunia. Perkembangan Internet yang demikian cepat didukung oleh meningkat pesatnya layanan yang disediakan.

Melalui dari WWW (Word Wide Web), email (electronic mail), dan sebagainya begitu cepat berkembang sehingga kemudian banyak digunakan sekarang ini.[1] Begitupun juga Perusahan-perusahaan komersil terutama menggunakan layanan WWW untuk meletakkan porfil dan iklan perusahaannya sehingga bisa dikunjungi oleh banyak pengunjung. Bahkan trasnsaksi lewat layanan WWW  ini sudah cukup banyak dilakukan untuk mempercepat transaksi. Namun perkembangan ini juga menimbulkan potensi keamanan seperti yang dibahas sebelumnya.[2]

Internet adalah sistem global jaringan komputer yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan swasta, publik, bisnis akademik,, dan jaringan pemerintah, dari lokal untuk lingkup global, yang dihubungkan oleh sebuah array yang luas dari teknologi jaringan elektronik dan optik. Internet membawa berbagai macam sumber informasi dan jasa, seperti dokumen hypertext antar-link dari[3]

Internet tidak selamanya berbahaya buat anak peserta didik. Internet tidak selalu dikatakan ladang dan peluang untuk bermaksiat. Internet tidak selalu memberikan dampak negatif, khususnya bagi anak sekolah yang kerap menghabiskan waktu dengan chatting dan main game online yang hanya menyita waktu belajar. Internet ternyata juga mempunyai sisi positif yang bila dimanfaatkan, akan mendatangkan maslahat dan kebaikan yang sangat besar bagi kita. Diantara manfaat yang dapat kita ambil dari Internet adalah Ilmu Pengetahuan. Beragam disiplin Ilmu dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan Internet.

Sebagai salah satu contoh di dalam dunia pesantren. Memanfaatkan sarana Internet dalam Proses Belajar Mengajar di Pesantren Darunnajah Cipining sudah menjadi suatu keharusan bagi seorang guru. Tidak jarang seorang santri mendapatkan Pekerjaan Rumah yang materinya tidak mereka dapatkan dari Sekolah, tetapi mereka sendiri ( para santri) yang harus mencarinya di dunia maya atau Internet. Koneksi jaringan Internet yang Online 24 jam juga mendukung kebutuhan mereka. Dengan kondisi seperti ini, santri di Darunnajah Cipining selangkah lebih maju, karena Input Ilmu yang diterima lebih lengkap dan kompleks. Guru juga tidak perlu khawatir para santri mengakses materi-materi terlarang yang berbau Pornografi, karena Jaringan Internet sudah menerapkan system Open DNS, yang akan menolak materi Pornografi dan situs-situs lain yang tidak dikehendaki.[4]

Di dalam Al-qur’an disebutkan bahwasannya orang yang belajar dan mencari ilmu pengetahuan maka dia akan diangkat oleh Allah derajatnya sebagaimana surat Al-Mujadillah 11 :

ª(ìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_u‘yŠ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎Î7yz ÇÊÊÈ

Artinya :

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjaka.[5]

Dengan berkembangnya zaman maka berbagai proses pembelajaran juga dilakukan oleh para manusia seperti belajar jarak jauh dengan menggunakan jaringan internet seperti,  e-learning. e-Learning adalah proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara sistematis dengan mengintegrasikan semua komponen pembelajaran, termasuk interaksi pembelajaran lintas ruang dan waktu, dengan kualitas yang terjamin. E-learning juga diartikan model belajar memperkaya pengetahuan melalui berbagai situs yang terdapat dalam jaringan internet. Belajar tidak dibatasi dalam suatu paket seperti pada web-based training, tetapi siswa bebas memilih situs yang diharapkan akan berisikan bahan belajar yang dibutuhkannya. Jumlah bahan belajar amat tergantung pada kebutuhan  siswa, dan waktu mengakses internet pun tidak dibatasi. Model belajar ini dititikberatkan pada perluasan dan pendalaman serta pembaharuan (updates) pengetahuan.[6]

Dalam system internet ini penulis akan menghubungkannya dengan prestasi akademik mahasiswa dalam proses belajar. Namun, apakah pengertian prestasi belajar siswa secara tertulis ini menjadi jaminan akan kepahaman seorang siswa terhadap disiplin ilmu yang dipelajarinya? Jawabnnya adalah belum tentu, diantaranya disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Cara belajar. Kebanyakan, cara belajar yang dilakukan dan diajarkan oleh para pendidik masih sekadar teks book dan menghapal. Siswa diajarkan untuk menghapal sebuah materi bukan memahaminya.

Akibatnya tak jarang kita lihat, seorang mahasiswa yang semasa di kampus ia lagganan mengumpulkan nilai A, namun pada saat wawancara kerja ia tidak dapat memahami dan  memberikan contoh aplikasi yang diinginkan perusahaan. Ingat bahwa dunia kerja adalah dunia aplikasi, jadi cara belajar menghapal bukanlah cara yang tepat untuk kemudian Anda diterima dengan baik di dunia pekerjaan.

2.  Sistem pendidikan tanah air yang masih saja berbau korupsi, kolusi dan nepotisme.

Budaya KKN ternyata tak hanya kita jumpai di dunia politik dan bisnis saja. Penyakit korupsi akut yang menjangkiti masyarakat Indonesia ternyata juga berlaku di dalam sistem pendidikan Indonesia. Sebagai contoh banyaknya kecurangan-kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan ujian nasional. Karena merasa malu jika anak-anak sekolahnya tidak lulus, tak jarang sebuah sekolah membentuk sebuah panitia kelulusan yang tugasnya memberikan jawaban kepada para siswa yang sedang melaksanakan ujian.

Ada juga para generasi tua yang kesulitan menulis tugas akhir untuk penyelesaian studinya, akhirnya memilih mengupahkan penyelesaian studinya kepada orang yang dianggap bisa. Dengan bayaran yang sebanding, skripsi buatan orang pun akhirnya melenggangkan seseorang memperoleh predikat gelar sarjana.

Cara-cara kotor sistem pendidikan tanah air yang seperti ini akhirnya tanpa sadar merusak makna pengertian prestasi belajar siswa yang sesungguhnya. Kondisi ini kian memperburuk wajah pendidikan Indonesia.

Dari sini akhirnya bermunculan generasi intelektual penipu yang pada akhirnya diberi jabatan penting di negeri ini. Bisa dibayangkan penipuan apalagi yang akan dilanjutkan setelah para penipu ini menduduki jabatan. Jadi sebetulnya pendidikan merupakan salah satu upaya dasar untuk penyelesaian permasalahan kompleks budaya korupsi di tanah air.

Para pendidik punya kewajiban melahirkan anak-anak didik yang tak hanya memiliki potensi intelektual, namun yang tak kalah penting adalah moral dan kejujuran dari kaum intelektual tersebut.

3.  Para pelajar dan peserta didik lebih memfokuskan pada pengetahuan akademik.

Sehingga melupakan keterampilan, soft skill, dan keahlian sebagai tuntutan nyata di masyarakat. Anda tentu tidak asing dengan yang dikatakan dengan istilah sekolah kehidupan. Sekolah kehidupan menjadikan kehidupan ini sebagai tempat utama untuk belajar. Setiap peserta didik dituntut betul untuk dapat memahami dan mampu mengaplikasikan apa yang telah ia pelajari. Peserta didik tidak diikat pada nilai-nilai akademik semata, sebaliknya diberi kebebasan untuk dapat belajar secara mandiri dari alam, masyarakat dan kehidupan nyata.[7]

Namun demikian pada proses belajar melalui media internet  juga bisa belajar dalam bentuk asynchronous. Belajar dalam bentuk asynchronous dapat berupa belajar melalui paket pelatihan ataupun belajar dalam rangka memperluas wawasan dan memperbaharui pengetahuan. Belajar melalui paket pelatihan lebih ditujukan kepada pembelajaran yang ingin meningkatkan keterampilannya terutama yang berkaitan dengan bidang pekerjaaannya. Sebagai contoh, jika pengguna ingin meningkatkan skor TOEFEL, maka ia dapat mengambil paket pelatihan TOEFEL yang diselenggarakan melalui internet. Dalam hal ini tempat belajar adalah tempat di mana pengguna mengakses internet (bisa di mana saja asal computer yang digunakan dapat mengakses internet), dan waktu belajar ditetapkan sendiri oleh pengguna, sehingga kecepatan (pace)belajar tergantung pada pengguna, makin cepat ia dapat mengikuti test TOEFEL tersebut.[8]

Dengan menggunakan media internet akan menghasilkan prestasi yang merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku, ataupun kemampuan yang dapat bertambah selama beberapa waktu dan tidak disebabakan proses pertumbuhan, tetapi adanya situasi belajar.[9]

Jadi hubungan media Internet dengan prestasi akademik yaitu untuk menunjukkan suatu pencapaian tingkat ke berhasilan tentang suatu tujuan, karena suatu usaha belajar telah dilakukan oleh seseorang secara optimal[10] dengan menggunakan media Internet seseorang akan mendapat banyak pengetahuan yang akan menambah ilmu pengetahuan diri mereka untuk menunjang dalam berfikir luas tentang pengetahuan itu supaya menjadikan mahasiswa aktif dalam menanggapai ilmu yang diterima bukan saja taklid tapi juga menerima dengan berbagai landasan yang diperoleh oleh berbagai aspek.

Dari beberapa keterangan ini maka penulis mengambil judul   “Hubungan Antara Media Internet dengan  Prestasi Akademik Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam  Angkatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang”

  1. B.     Identifikasi masalah        :

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka dapat penulis paparkan beberapa masalah yang ada dalam penelitian ini. Bebrapa masalah itu adalah sebagai berikut.

  1. Pengaruh media internet bagi Dosen dan Mahasiswa dalam system belajar mengajar
  2. Persfektif mahasiswa tentang jaringan internet di kampus IAIN yang kurang memadai
  3. Kurangnya jaringan wireless di kampus menyebabkan kesulitan dalam pengaksesan internet
  4. Prestasi mahasiswa di IAIN Raden Fatah Palembang ketika tidak bisa mengakses  di internet  sering mengalami kemunduran
    1. C.    Rumusan masalah
    2. Bagaimana  media internet di akses  oleh Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang?
    3. Bagaimana Prestasi Akademik Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang  ?
    4. Bagaimana hubungan antara media internet dengan Prestasi Akademik Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang ?
      1. D.    Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini akan penulis uraikan satu persatu, tujuan tersebu adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui Bagaimana  media internet di akses  oleh Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang.
  2. Untuk mengetahui Bagaimana Prestasi Akademik Mahasiswa dengan di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang.
  3. Untuk mengetahui Bagaimana hubungan antara media internet dengan Prestasi Akademik Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angakatan 2009 IAIN Raden Fatah Palembang.

Sedangkan hasil penelitian ini penulis katagorikan menjadi dua orientasi kegunaan, berikut akan diuraikan satu persatu :

  1. Secara Teoritis

Secara teoritis, penelitian ini dapat berguna bagi dunia pendidikan sebagai salah satu solusi alternatif untuk meningkatkan akademik mahasiswa dalam penunjangan system media yang ada dalam Institut Agama Islam itu sendiri, terutama dalam pencarian ilmu pengetahuan dan juga tugas yang bisa langsung di cari dan di akses secara gratis dengan media internet yang ada.

  1. Secara Praktis

Secara praktis, penelitian ini dapat berguna bagi mahasiswa yang mendapatkan kesulitan dalam belajar untuk meningkatkan prestasi akademik yang sering kali menjadi hambatan mahasiswa dalam pencarian data untuk memenuhi kebutuhan belajar dikarenakan media dan jaringan virtual/media internet yang kurang di kampus IAIN Raden Fatah Palembang yang bisa mempermudah mahasiswa untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik dan meningkat.

  1. E.     Kerangka Teori
  2. Pengertian Media dan Internet

Kata ‘media’ berasal dari  bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium”, yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar”.[11] Sementara itu Gerlac dan Ely mengatakan media adalah “manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.[12]

Sedangkan Internet adalah Internet adalah sistem global jaringan komputer yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan swasta, publik, bisnis akademik, dan jaringan pemerintah, dari lokal untuk lingkup global, yang dihubungkan oleh sebuah array yang luas dari teknologi jaringan elektronik dan optik. Internet membawa berbagai macam sumber informasi dan jasa, seperti dokumen hypertext antar-link dari.[13]

Jadi media internet yaitu media sebagai pengantar manusia dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sebagai informasi untuk penunjang mahasiswa/mahasiswi  ataupun masyarakat umum dalam meningkatkan prestasi akademik yang diperoleh dari situs-situs internet yang dapat menghubungkan dan melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

  1. Pengertian Prestasi Akademik

Penelitian tentang hubungan antara media internet dan prestasi akademik belum terlalu banyak di teliti oleh para mahasiswa IAIN Raden Fatah khususnya. tetapi mengenai prestasi belajar telah banyak di teliti sehingga penulis akan mendefinisikan beberapa pengertian prestasi dan pengertian prestasi akademik :

Marleri, dalam penelitiannya yang berjudul “Hubungan antara aktivitas belajar dengan prestasi belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD No 03 Pulau Beringin kec. pulau  beringin kabupaten Oku selatan” beliau mengambil definisi dari bapak Dzamarah yang mendefinisikan: Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang lebih dikerjakan, diciptakan baik secara individu maupun kelompok[14] sejalan dengan hal ini, harapan mengemukakan bahwa prestasi adalah “penilaian pendidikan tentang perkembangan dan kemajuan murid yang berdasarkan dengan penguasaan bahwa pelajaran yang disajikan kepada mereka setelah nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum. [15]

Anna Triyana, “Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri Kayu Agung Kecamatan Semendawai Barat kabupaten Oku Timur” Prestasi juga dapat dikatakan dengan hasil belajar yang meliputi “Segenap ranah psikologi yang berubah sebagai akibat pengalaman dan proses belajar siswa.[16] Seseorang setelah mengalami proses pendidikan atau latihan yang dilaksanakan dengan tekun dalam jangka waktu tertentu untuk mengukur seberapa jauh tingkat prestasi seseorang yang harus dicapai dengan tiga komponen yang menurut S. Blom yaitu ranah kognitif, ranah efektif, dan ranah motorik.[17]

Menurut zainal Arifin Kata prestasi banyak digunakan dalam bidang dan kegiatan antara lain dalam bidang kesenian, olahraga, dan pendidikan khususnya pengajaran prestasi yang dimaksud tidak lain adalah kemampuan keterapilan dan sikap seseorangdalam menyelesaikan suatu hal.[18]

Prestasi hasil belajar yang yang diperoleh oleh siswa adalah bentuk prestasi akademik sebagai bukti tertulis capaian pemahaman dan kemengertian seorang siswa terhadap mata pelajaran yang dipelajari dalam kurun waktu tertentu.

Pengertian prestasi belajar siswa dapat didefinisikan sebagai hasil dari usaha seorang siswa untuk memahami, mempelajari dan mengerti dengan berbagai disiplin ilmu yang dapat bersifat menggembirakan maupun menyedihkan. Yang berlaku adalah hal yang cukup rasional, jika sang siswa rajin dan giat belajar maka kemungkinan besar prestasi akademiknya akan baik, namun jika ia malas dan tidak tekun, hasilnya akan biasa-biasa saja bahkan bisa jadi menjadi kabar buruk bagi orang tua.[19]

Kesimpulan dari berbagai definisi diatas bahwa prestasi akademik yaitu adalah istilah untuk menunjukkan suatu pencapaian tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan, karena suatu usaha belajar telah dilakukan oleh seseorang secara optimal.[20]

  1. F.     Tinjauan Kepustakaan

Untuk membantu penulis dalam penelitian ini, penulis mengkaji beberapa karya penelitian yang berhubungan dengan proposal ini. Adapun karya-karyanya tersebut antara lain :

Naimatun Zaidah, dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Belajar Terhadap Prestasi Siswa Dalam Mata Pelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah Al-fathoniah Karya Maju Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyu Asin”. Mengemukakan bahwa dalam penggunaan media belajar terhadap prestasi siswa dapat meningkatkan prestasi belajar yang baik yang mempunyai korelasi yang signifikan. Semakin baik atau tinggi media yang digunakan dalam pembelajaran fiqih, maka akan semakin baik atau tinggi pula prestasi siswa dalam mata pelajaran fiqih di Madrasah Tsanawiyah Al-Fathoniyah Kecamatan Keluang Kabupaten Musi banyu Asin.[21] Kesamaan penelitian ini yaitu meniliti masalah penggunaan Media Belajar terhadap prestasi belajar sedangkan penulis lebih terfokus pada media internet dengan prestasi akademik.

Bandanaraika, dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh penggunaan Media Terhadap Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 95 Palembang. Mengemukakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Penggunaan Media Terhadap Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam sangat kuat hubungannya (korelasi) dengan tinggi-rendahnya penggunaan media. prestasi belajar siswa rendah karena kurang penggunaan media dan begitu juga sebaliknya prestasi belajar siswa baik jika guru menggunakan media.[22]

Suriati, dalam penelitiannya yang berjudul “Penggunaan Media dalam Meningkatkan prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyyah Ahliyah IV Palembang. Mengemukakan bahwa factor-faktor yang mempengaruhi penggunaan media dalam meningkatakan prestasi belajar ada dua, yaitu: factor pendukung, meliputi: memiliki media pembelajaran, menguasai media yang digunakan, dapat memperjelas materi pembelajaran, siswa tidak bosan dalam belajar, dan dapat meningkatkan prestasi belajar. Sedangkan factor penghambat meliputi: sekolah tidak memilliki media, sebagian guru membuat media, dan sebagian siswa tidak bertanya bila materi tidak jelas.[23]

Naam Saputra, dalam penelitiannya yang berjudul “Hubungan Konsep Diri dengan Prestasi Akademik Mahasiswa S1 Keperawatan Semester III Kelas Ekstensi PSIK FK USU Medan. Mengemukakan bahwa hal-hal yang mempengaruhi prestasi akademik tidak bias dilihat dari factor konsep diri saja, melainkan ada factor lain yang turut mempengaruhi. Di antara factor yang mempengaruhi tersebut termasuk intelegensi, minat, perhatian, kematangan emosional, dan kesiapan peserta didik dalam meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik dalam meningkatkan  proses dan hasil belajar yang akhirnya berpengaruh kepada peningkatan prestasi. [24] Dalam skripsinya ini lebih membahas konsep diri dengan prestasi akademik sedangkan penulis lebih kepada media internet dengan prestasi akademik.

Sugiyanto, dalam penelitiannya yang berjudul “Penentuan Kompetensi Mahasiswa Berdasarkan Prestasi Akademik, sertifikasi kompetensi, minat, dan Kegiatan pendukung” mengemukakan tentang hasil dari uasaha.

  1. Kompetensi merupakan salah satu faktor penting dalam bidang pendidikan (Perguruan Tinggi). Dengan memiliki kompetensi yang yang sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari, maka kualitas mahasiswa akan diakui dunia industri yang menjadi pasar bagi lulusan perguruan tinggi.
  2. Pencapaian kompetensi mahasiswa bisa direncanakan sejak awal perkuliahan, apabila mahasiswa memiliki/mengetahui tools dan parameter yang digunakan dalam mendapatkan bobot kompetensi tiap bidang kompetensi.[25]

I.  Metodologi Penelitian

Metode berasal dari kata “metode” yang berarti cara yang tepat untuk melakukan sesuatu. Dan “logos” yang berarti  ilmu atau pengetahuan. jadi metodologi adalah cara melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan.[26] Kalau dihubungkan dengan penelitian, metodologi penelitian adalah suatu cara yang digunakan oleh seseorang peneliti dalam mengumpulkan data yang diperlukannya dalam kegiatan penelitiannya tersebut. Dalam kesempatan ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif melalui survey objek yang diteliti :

  1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian yang akan penulis lakukan ini adalah jenis penelitian deskriptif, karena penulis akan menggambarkan sekaligus menganalisis hubungan media internet terhadap prestasi akademik mahasiswa, oleh karena itu perlu gambaran yang komperehensif untuk menjelaskan sehingga memberikan kontribusi yang baik pada mahasiswa itu  sendiri. Sedangkan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yaitu penulis akan memberikan sumbangan pemikiran seberapa besar hubungan media nternet terhadap prestasi akademik mahasiwa, karena kuantitatif sendiri adalah penelitian yang memaparkan analisis penelitiannya dengan angka dan menggunakan perhitungan statistik dalam menganalisisnya.

  1. Jenis dan Sumber Data
  2. Jenis data

Jenis data yang dihimpun dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang meliputi tentang hubungan media internet terhadap prestasi akademik mahasiswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Raden Fatah Palembang.

  1. Sumber Data

1)      Sumber data primer adalah sumber data yang dikumpulkan langsung dari tangan pertama, yaitu mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Raden Fatah Palembang.

2)      Sumber data sekunder adalah sumber data yang mendukung yaitu keterangan dekan fakultas, kepala jurusan dan semua aspek yang mendukung penelitian.

  1. Populasi dan Sampel

Penelitian ini yang menjadi sasaran populasinya adalah seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 60 orang. Suharsimi Arikanto menyatakan, bahwa jika subjeknya kurang dari 100 lebih baik diambil semua, sehingga penelitian merupakan penelitian populasi dan jika jumlah subjeknya banyak dapat diambil antara 10 % – 15 % atau 20 % – 25 % atau lebih.[27]

Populasi yang diteliti adalah seluruh mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam dan pada penelitian ini penulis khususkan untuk meneliti Angkatan 2009.

Jumlah Mahasiswa  dan Mahasiswi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam berjumlah 155 yang terbagi atas laki-laki berjumlah 61 orang dan perempuan berjumlah 94 orang Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 1

Anggota Populasi dan Sampel

No

Kelas

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1

PAI 1

8

10

18

2

PAI 2

8

19

27

3

PAI 3

14

16

30

4

PAI 4

11

25

36

5

PAI 5

12

18

30

6

PAI 6

8

16

24

Jumlah

61

94

155

           

            Sedangkan sample yang diteliti sebanyak 46 setelah diambil 30 % dari populasi yang berjumlah 155 untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table berikut ini :

Tabel 2

Anggota Sampel

No

Kelas

Laki-laki

Perempuan

TPS

Jumlah

1

PAI 1

2

3

30 %

5

2

PAI 2

2

6

30 %

8

3

PAI 3

4

5

30 %

9

4

PAI 4

2

7

30 %

9

5

PAI 5

2

5

30 %

7

6

PAI 6

2

5

30 %

7

Jumlah

14

31

30 %

45

 

  1. Desain Variabel Penelitian

Variabel penelitian ini dapat dilihat pada skema berikut ini :

Variabel pengaruh                               Variabel terpengaruh

 

Prestasi Akademik Mahasiswa

Media Internet

 

 

 

  1. Teknik Pengumpulan Data

Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, ada beberapa teknik yang digunakan, diantaranya adalah :

  1. Observasi

Observasi atau yang disebut pula dengan pengamatan adalah meliputi kegiatan pemuatan perhatian terhadap suatu objek dengan menggunakan seluruh alat indera, dapat dilakukan dengan penglihatan, penciuman, pendengaran, peraba dan pengecap.[28] Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi untuk mengamati dan mencatat secara sistematis tentang hubungan media internet terhadap peningkatan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Raden Fatah Palembang.

  1. Angket

Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh sejumlah informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal yang ia ketahui.[29] Dalam hal ini angket ditujukan kepada mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam untuk memperoleh data tentang media internet dan prestasi akademik mahasiswa.

  1. Wawancara

Teknik ini digunakan untuk memperoleh data tentang pendalaman angket yang disebar dan dianalisis serta untuk memberikan pendalaman terhadap tentang sejarah, kondisi subjektif media internet dan prestasi akademik mahasiswa dan hal yang dianggap perlu.

  1. Dokumentasi

Dokumentasi, teknik ini digunakan untuk memperoleh data tentang jumlah mahasiswa, sarana dan prasarana serta data lain yang dianggap perlu.

  1. Teknik Analisis Data

Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif yang berupa  hasil angket yang telah disebarkan kepada mahasiswa yang belajar di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam untuk mengetahui bagaimana penggunaan media internet itu sendiri, kemudian diperkuat dengan menggunakan wawancara untuk mendapatkan penjelasan kebenaran dari aangket. Adapun rumus yang dipakai dalam menganalisis hubungan media internet terhadap peningkatan prestasi akademik mahasiswa itu adalah sebagai berikut :

  1. Mencari Nilai Statistik Dasar yang diperoleh dari data penyebaran angket variabel hubungan media internet dan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Raden Fatah Palembang.
  2. Mencari Jumlah Kuadrat (JK), dengan rumus :

JKX =  – {( : N}

  1. Mencari Jumlah Produk (JP), dengan rumus :

JPxy =  – {(

  1. Mencari Koefisien Korelasi, dengan rumus :

Rxy = JPxy : {(JKX)(JKY)}

  1. Mengkonsultasi Nilai R Hitung dengan R Tabel dalam hal ini penulis memakai standar statistic yaitu Harga Tabel R Product Moment untuk N.
  2. Menginterpretasi Hasil Analisis
  3. Mencari Koefisien Determinasi Rxy2
  4. Menginterpretasi Hasil Analisis yang dilihat dari efektivitas hubungan atau pengaruh antara dua variabel.
  5. Menyimpulkan Hasil Analisis
  6. J.      Sistematika Pembahasan

Adapun yang menjadi sistematika pembahasan dalam proposal ini dapat disusun sebagai berikut :

Bab pertama Pendahuluan yang meliputi : latar belakang masalah, identifikasi masalah, rumusan masalah,   tujuan dan kegunaan penelitian, kerangka teori, tinjauan kepustakaan, variabel penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika pembahasan.

Bab kedua Landasan Teori yang meliputi : pengertian media Internet,  pengertian prestasi akademik, hubungan antara media internet dan prestasi akademik.

Bab ketiga Kondisi Objektif Wilayah Penelitian yang meliputi : sejarah dan letak geografis Institut, visi, misi, tujuan pendidikan, struktur organisasi, keadaan mahasiswa dan, keadaan sarana dan prasarana.

Bab empat Analisa Data yang meliputi tentang pengaruh media internet dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam Angkatan 2009.

Bab lima   Penutup pada bab ini peneliti menarik kesimpulan dan saran dari uraian pada bab-bab sebelumnya, kemudian dilengkapi dengan daftar pustaka dan lampiran-lampiran yang dianggap perlu.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Arifin, Zainal, Evaluasi IntruksionalPsinsip Tehnik, Prosedur, Bandung : Remaja Rosdakarya, 1991.

 

Arikunto, Suharsimi, Prosesdur Penelitian Suatu Penelitian Praktek, Jakarta : Rineka Cipta, 1992.

 

Arsyad, Azhar, Media Pengajaran, Jakarta : Raja Grafindo, 1997.

Bahri, Syaiful Djamar, Penggunaan Media Sumber Belajar dalam Proses Belajar Mengajar,  Jakarta : Rineka Cipta, 2002.

 

Bandanaraika, “Pengaruh penggunaan Media Terhadap Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 95,  Palembang. : Fakultas  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah, 2009.

 

Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta :Indah Press, 2002

Kamarga, Hanny, Belajar Sejarah Melalui E-Learning Alternatif Mengakses Sumber Informasi Kesejarahan, PT.  Intimedia Jakarta dan pustaka nusantara bandung, 2002.

 

Marleri, “Hubungan Antara Aktivitas Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran PAI di SD No 03 Pulau Beringin kec. pulau  beringin kabupaten Oku selatan”. Skripsi, Palembang: Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah, 2010

 

Syaiful Bahri Djamarah, Prestasi Belajar dan kompetensi Guru, Surabaya : Usaha Nasional, 1994.

 

Rohani, Ahmad, Abu Ahmadi, “Pengelolaan Pengajaran”, Jakarata : Rineka Cipta, 1995.

 

Setiawan, Meraih Nilai Akademik Maksimal, 2006 dapat dibuka pada situs

http://www.pend-tinggi.com/nilai098+akademik/html.

 

Sobur, Psikologi Umum, Bandung : Pustaka Setia, 2006.  Dan dapat dibuka pada situs http://www.pend-tinggi.com/nilai098+akademik/html.

 

Sudijono, Anas, Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2003.

 

Sugiyanto, “Penentuan Kompetensi Mahasiswa Berdasarkan Prestasi Akademik, sertifikasi kompetensi, minat, dan Kegiatan pendukung” ,  2009.

 

Suriati, “Penggunaan Media dalam Meningkatkan prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MI Ahliyah IV”. Skripsi, Palembang: Fakultas  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden, 2009.

 

Triana, Anna, “Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar siswa di Man kayu agung kec. Semendawai Barat kab. Oku Timur”. Skripsi, Palembang: Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah, 2009.

 

Zaidah, Naimatun, “Pengaruh Penggunaan Media Belajar Terhadap Prestasi SIswa Dalam Mata Pelajaran Fiqih di MTS Al-fathoniah Karya Maju Kecamatan Keluang Kabupaten MUBA”, Palembang : Fakultas  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah, 2010.

 

http://en.wikipedia.org/wiki/Internet

http://darunnajah-cipining.com/enaknya-belajar-lewat-internet-tips/

http://www.anneahira.com/pengertian-prestasi-belajar-siswa-6547.htmhttp://en.wikipedia.org/wiki/Internet/

http://www.anneahira.com/pengertian-prestasi-belajar-siswa-6547.htm

http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=UTF- 8&sourceid=navclient&gfns=1&q=pengertian+prestasi+akademik


[1] Hanny Kamarga, Belajar Sejarah Melalui E-Learning Alternatif Mengakses Sumber Informasi Kesejarahan, (Jakarta: Intimedi dan Pustaka Nusantara Bandung, 2002),  hal 43.

[2] Ibid.

[5] Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. (Jakarta :Indah Press, 2002), hal. 793

 [6]Ibid., hal. 43

[8]  Op Cit, hal. 47.

[9] Sobur, Psikologi Umum, (Bandung : Pustaka Setia, 2006).  Dan dapat dibuka pada situs http://www.pend-tinggi.com/nilai098+akademik/html.

[10] Setiawan, Meraih Nilai Akademik Maksimal, 2006 dapat dibuka pada situs

http://www.pend-tinggi.com/nilai098+akademik/html.

 

[11] Syaiful Bahri Djamar, Penggunaan Media Sumber Belajar dalam Proses Belajar Mengajar,  (Jakarta : Rineka Cipta, 2002), hal. 136-139

[12] Azhar Arsyad, Media Pengajaran, (Jakarta : Raja Grafindo, 1997), hal. 3

                [14]Marleri, Hubungan antara aktivitas belajar dengan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI di SD No 03 Pulau Beringin kec. pulau  beringin kabupaten Oku selatan”. Skripsi, (Palembang: Fak.Tarbiyah IAIN Raden Fatah, 2010), hal. 44. atau dapat dilihat di buku : Syaiful Bahri Djamarah, Prestasi Belajar dan kompetensi Guru, (Surabaya : Usaha Nasional, 1994), hal. 19

[15] Ibid., hal. 21

[16] Anna Triana, “Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar siswa di Man kayu agung kec. Semendawai Barat kab. Oku Timur”. Skripsi, (Palembang: Fak. Tarbiyah IAIN Raden Fatah, 2009), hal. 28

[17] Ahmad Rohani, Abu Ahmadi, “Pengelolaan Pengajaran”,  (Jakarata : Rineka Cipta, 1995), hal. 41

                [18] Zainal Arifin, Evaluasi IntruksionalPsinsip Tehnik, Prosedur, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 1991), hal. 3

[20] Op.cit., Setiawan, 2006. dan dapat dibuka pada situs

http://www.pend-tinggi.com/nilai098+akademik/html.

[21] Naimatun Zaidah, “Pengaruh Penggunaan Media Belajar Terhadap Prestasi SIswa Dalam Mata Pelajaran Fiqih di MTS Al-fathoniah Karya Maju Kecamatan Keluang Kabupaten MUBA”.  Skripsi, (Palembang : Fak.  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri IAIN Raden Fatah, 2010), hal. 62-63

[22] Bandanaraika, “Pengaruh penggunaan Media Terhadap Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 95” Skripsi, (Palembang. : Fak.  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri IAIN Raden Fatah, 2009), Hal. 55

[23] Suriati “Penggunaan Media dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MI Ahliyah IV”. Skripsi, (Palembang : Fak.  Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri IAIN Raden Fatah), 2009. hal. 56

[24]http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=UTF- 8&sourceid=navclient&gfns=1&q=pengertian+prestasi+akademik

[25] Sugiyanto, “Penentuan Kompetensi Mahasiswa Berdasarkan Prestasi Akademik, sertifikasi kompetensi, minat, dan Kegiatan pendukung” ,  2009, Hal. 773.

                [26]Choid Narbuko dan Abu Ahmadi, Metodologi Penelitian, (Bumi Aksara : Jakarta, 2007), hal. 1

                [27] Suharsimi Arikanto, Prosedur Penelitian : Satuan Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta: 2006),  hal. 120

                [28]Ibid, hlm. 156-157

                [29] Ibid. hlm. 151

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: